what the fuck they say

Sabtu, 13 Agustus 2011

sekolah tinggi penerbangan di jogja (STTA)


SEJARAH








Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto (STTA) didirikan berdasar Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor : 124 /D/O/2001 tanggal 2 Agustus 2001. Secara operasional proses belajar mengajar dimulai pada tahun Akademik 2002/2003, bersamaan dengan selesainya pembangunan sarana dan prasarana tahap I. Pembangunan tahap 1 tersebut meliputi gedung Rektorat, Perkuliahan, Laboratorium, Ruang Kegiatan Mahasiswa, dan kantin Mahasiswa. Pembangunan Tahap I diresmikan oleh Kasau Marsekal TNI Chappy Hakim, pada tanggal 28 Juli 2002.
Sekolah Tinggi Teknologi Adsutjipto (STTA) memiliki 5 jurusan (Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Informatika, Teknik Mesin, Teknik Penerbangan). Kegiatan STTA dalam bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah melaksanakan Pendidikan dan Pengajaran, Penelilian, dan Pengabdian Pada Masyarakat. STTA diselenggarakan oleh Yayasan TNI Angkatan Udara Adi Upaya (Yasau). Sedangkan Organisasi Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto (STTA) terdiri atas Senat Akademik, Unsur Pimpinan Sekolah Tinggi, Unsur Pelaksana Akademik (Jurusan), Unsur Pelaksana Administrasi, Unsur Penunjang (Perpustakaan, Pusat Komputar, Laboratorium) serta unsur unsur lain yang diperlukan.Unsur Pimpinan Sekolah Tinggi terdiri atas Ketua yang dibantu oleh Pembantu Ketua yaitu Pembantu Ketua Bidang Akademik (Puket I), Pembantu Ketua Bidang Administrasi Umum dan Keuangan (Puket II), Pembantu Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Alumni (Puket III),
Dalam Pelaksanaan tugasnya unsur Pimpinan Sekolah dibantu oleh unsur-unsur lain sebagai pelaksana teknis dibidang akademik, administrasi Umum dan Keuangan serta bidang lain.
Pengelolaan proses pendidikan mencakup berbagai macam kegiatan mulai dari perencanaan program, penyiapan mahasiswa, pelaksanaan pendidikan dan pengajaran, pemantauan dan evaluasi proses belajar mengajar serta pengolahan data. Pelaksanaannya melibatkan banyak unit dan unsur dalam sistem organisasi di Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto (STTA). Mengingat banyaknya kegiatan tersebut perlu pembagian tugas dan wewenang, dan tata kerja dalam sistem pengeloban proses belajar mengajar yang perlu dipahami disepakati, dan dipatuhi bersama.
Pencetus gagasan berdirinya Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjiplo (STTA) adalah Mantan Kasau Marsekal TNI (Purn.) Hanafie Asnan. Selanjutnya direalisasikan oleh Yayasan TNI Angkatan Udara Adi Upaya (Yasau). Yasau sebagai Yayasan Penyelenggara Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto (STTA) telah mempersiapkan fasilitas sarana dan prasarana pendidikan secara lengkap, agar biaya kuliah dapat terjangkau oleh masyarakat luas. Pada awal persiapan dan operasioanalisasinya dipercayakan kepada Bapak Kolonel (Purn.) Ir Suratmin, MESc, sebagai Ketua STTA dengan didukung para tenaga yang memiliki komitmen dengan pendidikan, baik dari lingkungan TNI AU maupun dari luar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar